Tips Jualan di Instagram Biar Laku

Di instagram sangat banyak peluang yang bisa didapatkan jika seandainya anda mampu memanfaatkan begitu banyak pengguna internet di sana. Jika anda benar-benar tertarik dengan dunia jualan, anda bisa jualan di instagram.

Pertama, jangan pernah berjualan di instagram tanpa memiliki pengetahuan yang cukup tentang pemasaran di sosial media. Karena jualan di sosial media jauh lebih menantang ketimbang jualan di marketplace.

Pertama karena orang mengunjungi instagram kemungkinan besar untuk mencari hiburan, dan kedua instagram menuntut orang yang menjual disana untuk dapat mengolah database.

Nah, untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan berikut ini:

 

1. Menemukan pangsa pasar yang tepat

Sebelum jualan anda harus tahu hendak jual kepada siapa sebelum menjualnya bukan? Nah, jadi tentukan terlebih dahulu siapa yang akan membeli produk anda, seperti apa mereka, apa yang mereka minati, berapa usia mereka, kenapa mereka mau dan harus membeli produk anda? Melakukan personifikasi seperti ini akan memungkinkan anda untuk bisa lebih jauh mengenal bagaimana calon pembeli anda. Ini semua dilakukan sebelum membuat akun instagram. Ini adalah salah satu bentuk perencanaan. Sebagaimana yang pepatah katakan, “Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal.”

 

2. Konten yang menarik

Setelah anda melakukan personifikasi calon pembeli anda, selanjutnya buatlah konten-konten yang dapat menarik konsumen anda?

Hah? Kok konten? Kan saya mau jualan?

Mungkin anda bertanya seperti itu, itu wajar karena kebanyakan penjual di instagram menganggap bahwa instagram semacam katalog jualan. Padahal dalam pemasaran instagram yang benar itu jualan atau posting produk hanyalah 1 kali setelah 10 kali posting hal yang menarik dan bermanfaat.

Semua orang tidak mau jadi target jualan orang lain bahkan anda selaku penjual tidak mau jadi target penjualan orang lain.

 

3. Follow Up

Setelah itu anda baru bisa melakukan posting produk sembari posting konten yang menarik yang masih berhubungan dengan produk anda. Nantinya setelah anda mendapatkan klien, jangan lupa melakukan follow up dengan menghubungi orang-orang yang pernah menghubungi anda.