Instrumen Investasi

Inilah Jumlah Minimal Dalam Mempersiapkan Investasi Reksadana

Kepopuleran investasi reksadana ini ternyata bisa menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya karyawan saja namun mahasiswa pun juga ikutan bergabung. Hal ini memang masuk akal saja sebab investasi tersebut bisa dijadikan aset di masa yang akan datang dan anda juga dapat memperoleh keuntungan dari capital gain maupun dividen. Investasi tersebut menjadi solusi terbaik untuk menunjang kebutuhan finansial dalam jangka menengah maupun panjang. Tapi usahakan anda tetap cermat dalam menentukan sebuah pilihan perusahaan mana yang terbaik untuk investasi.

Bagi anda yang kini masih pemula sebaiknya mencari informasi mengenai investasi reksadana sebanyak mungkin. Jadi nantinya bisa memahami seperti apakah sebetulnya investasi tersebut. Menariknya besaran nominal yang bisa anda manfaatkan untuk investasi reksadana ini terjangkau sekali. Biasanya semua tergantung pada perusahaan manajer investasi. Dimana investasi bisa dimulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah tergantung dengan kemampuan.

Instrumen Investasi

Sebelum anda melangkah jauh untuk memahami berapa sebetulnya jumlah minimal yang dibutuhkan saat belajar reksadana. Sebaiknya pahami terlebih dahulu jika reksadana ini berbeda sekali dengan saham. Meskipun memang secara data mungkin terlihat mempergunakan instrument yang mirip.

Kini sudah tersedia beberapa contoh terkait dengan jumlah minimal investasi reksadana. Dari contoh tersebut nantinya anda bisa memahami lebih jauh tentang investasi ini. Dari pada penasaran sebaiknya simak ulasannya berikut ini:

Contoh 1

Semisal saja dalam sebuah tabel harga reksadana bertuliskan Panin Dana Maksimal mempunyai harga Rp 45.955. jumlah minimum dari investasi yang dipersyaratkan oleh perusahaan tentu saja sekitar 5 juta rupiah. Jadi saat investor sudah mempunyai dana sekitar 5 juta rupiah maka mereka pun bisa membeli reksadana. Dengan harga yang sudah disebutkan ini maka investor yang sudah mempunyai dana 5 juta bakalan memperoleh reksadana sekitar Rp 108,802 1 unit penyertaannya.

Contoh 2

Ketika kita melihat sebuah tabel harga saham senilai Rp 21.100. Maka anda mungkin bakalan berpikiran jika harga tersebut terbilang murah jika kita bandingkan dengan Panin Dana Maksimal. Anda tentu saja bisa melakukan pembelian saham yang terbilang banyak dengan jumlah uang sekitar 5 juta rupiah. Ternyata asumsi anda ini salah sebab melakukan pembelian saham biasanya jumlah minimum yang diperbolehkan hanya 1 slot saja. Jadi satu slot saham ini biasanya bernilai 500 lembar. Ini sama halnya anda perlu membeli 500 lembar dengan dana sekitar Rp 10.550.000 rupiah.

Dari kedua contoh tersebut memang terlihat perbedaan antara reksadana dengan saham. Inilah  mengapa kebanyakan orang kini mulai tertarik untuk berinvestasi pada reksadana. Sebab bagaimanapun juga ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Usahakan anda memperhatikan kinerja dari reksadananya. Dengan begitu nantinya anda mampu memahami jika investasi reksadana ini memang murah. Jika kita bandingkan dengan investasi saham tentu saja lebih menguntungkan investasi reksadana. Anda hanya perlu menyiapkan modal kecil jika memang belum memiliki banyak modal. Jadi siapapun orangnya kini sudah bisa bergabung dengan investasi tersebut.

Usahakan mempelajari sedetail mungkin mengenai investasi reksadana supaya nantinya bisa mengerti bagaimana kinerjanya. Anda pun bisa paham apa saja keuntungan yang mampu diperoleh dari investasi tersebut. Dengan menyimak sedikit ulasan di atas tentunya anda sudah mengerti berapa jumlah minimal untuk investasi reksadana ini. Hanya bermodal mulai dari puluhan ribu saja ternyata sudah bisa bergabung dengan investasi tersebut. Wajar saja jika para mahasiswa juga tertarik dengan investasi ini. Setidaknya anda mengerti manakah perusahaan yang tepat untuk berinvestasi. Biasanya setiap perusahaan mempunyai patokan tersendiri terkait minimal investasi yang harus anda sediakan.