Apakah Anda Siap Untuk Homeschooling

Homeschooling adalah langkah besar bagi orang tua yang memutuskan untuk melakukannya, karena dibutuhkan banyak sekali persiapan untuk menerapkan homeschooling dengan benar. Tapi jangan putus asa, jika Anda berusaha mempersiapkan diri dengan baik SEBELUM Anda mulai homeschooling, Anda pasti akan mampu melanjutkannya nanti.

Kebanyakan orang gagal pada tahap awal homeschooling karena mereka belum memberikan setiap poin berikut karena pertimbangan. Jangan membuat kesalahan yang sama. Ini adalah masa depan Anda dan anak-anak Anda. Ini juga akan menjadi kehidupan sehari-hari yang Anda jalani. Jadi sekali lagi, pastikan Anda melakukannya dengan benar SEBELUM Anda mulai.

homeschooling di Surabaya

Kepribadian & Kesabaran

OK, saya akui, inilah yang paling saya khawatirkan ketika saya pertama kali memutuskan untuk melakukan homeschooling – 'Apakah saya terlalu bersemangat untuk melakukan ini' ?! Ya dan tidak … jika Anda cukup terorganisir dan tahu cara 'membaca' anak-anak Anda, Anda sudah setengah jalan.

Anda akan menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak Anda setelah Anda memulai homeschooling. Dan perlu anda ketahui bahwa sebagian besar waktu itu sudah dirancang dan diatur sedemikian rupa. Jika Anda mampu bersikap tegas dengan anak-anak Anda, berani mengatakan 'tidak' dan menetapkan aturan yang pasti untuk homeschooling Anda, maka Anda sedang dalam perjalanan menuju pengalaman homeschooling yang sukses. Anak-anak Anda mungkin mencoba memanipulasi Anda untuk mengganggu jadwal homeschooling yang sudah dibuat, tetapi Anda harus menetapkan peraturan yang sangat tegas dari awal dan menegakkannya, sehingga mereka tahu bahwa waktu homeschooling adalah waktu belajar, bukan waktu bermain.

Waktu

Kabar baiknya adalah meskipun dulu pada awalnya saya merasa kuatir kehabisan waktu, pada kenyataannya sungguh berbeda. Kenyataannya adalah bahwa Anda akan menyelesaikan banyak hal dalam beberapa jam setara dengan apa yang akan dicapai guru kelas biasa dalam sehari penuh di sekolah. Tidak ada catatan kehadiran, tidak ada waktu yang terbuang untuk disiplin (saya harap!). Dan akan lebih cepat bagi Anda dan anak-anak Anda untuk menyelesaikan pelajaran. Alasannya adalah karena sistem belajar yang satu lawan satu, itulah yang akan mempercepat semuanya.

Kabar buruknya adalah Anda juga perlu meluangkan waktu untuk merencanakan kurikulum Anda, mengatur pelajaran sebelumnya, dan kemudian membereskan buku-buku dan sebagainya setelah proses belajar mengajar. Sebenarnya, saya menganggap semua ini menyenangkan dan merupakan bagian keseharian saya, tetapi Anda belum tentu sama dengan saya, jadi pertimbangkanlah.

Buat anda yang kebetulan tinggal di Surabaya dan kehabisan waktu untuk mengajar sendiri putra-putri anda, saya akan merekomendasikan lembaga homeschooling di Surabaya yang sudah diakui pemerintah yaitu Homeschooling Shine

Uang

Homeschooling tidak gratis – Anda memerlukan sumber daya, buku, bahan pengajaran. Anda dapat membeli buku bekas di toko buku bekas dengan harga murah. Kalau anda tinggal di Surabaya, toko buku bekas banyak anda temukan di jalan Blauran. Selain itu ada banyak sekali bahan-bahan ajar gratis di web untuk orang tua homeschooling. Tentu, Anda bisa menjadi frustasi dan menghabiskan banyak uang untuk bahan ajar dan alat bantu belajar, tetapi sebenarnya jika anda mau berpikir kreatif barang-barang rumah tangga sehari-hari sudah cukup sebagai alat bantu belajar anak homeschooling. Jangan lupa ada juga perpustakaan lokal di kota Anda masing-masing (Perpustakaan Kota Surabaya, ada di Rungkut) dan sumber daya gratis lainnya. Mau mahal atau murah sebenarnya tergantung anda..

Kesimpulan

Pikirkan dengan serius tentang WAKTU, UANG, DAN KEPRIBADIAN Anda sebelum melakukan homeschooling. Jika Anda merencanakannya sejak awal dan JUJUR tentang kemampuan Anda, Anda akan menyiapkan diri Anda (dan anak-anak Anda) untuk pengalaman homeschooling yang bermanfaat dan menyenangkan. Jangan berpikir bahwa Anda tidak dapat melakukannya hanya karena Anda bukan orang yang paling sabar di dunia. Anda hanya perlu belajar lebih teroganisir, berkomitmen, dan mengingat alasan mengapa Anda ingin melakukan homeschooling sejak awal. Dengan demikian, segala sesuatu menjadi mungkin. 

Baca juga: Daftar Homeschooling Terpopuler di Indonesia